Banner Bawah Utama

Jainuddin Damopolii Terima Terjemahan Alquran Bahasa Mongondow

Foto ; Wakil Walikota Menerima Salinan Terjemahan Al quran Ke Bahasa Mongondow dari Menteri Agama RI

Kotamobagu,PilarSulut.com – Setelah hampir 2 tahun, tim dari Kementerian Agama RI dan Pemerintah Kotamobagu melakukan terjemahan Al quran ke bahasa mongondow, siang tadi Senin 19/12/2025 Wakil Walikota Kotamobagu Drs Jainuddin Damopolii menerima secara utuh terjemahan Al quran ke dalam bahasa Mongondow yang diserahkan langsung oleh Menteri Agama RI di gedung Kementerian Agama RI.

Wakil Walikota sendiri saat dihubungi awak media mengucapkan alhamdulilah atas keberhasilan yang dicapai, bersama Kementerian Agama dan Pemerintah Kotamobagu sejak awal proses penerjemahan sampai penyerahan.

“Puji syukur kita panjatkan pada Allah Swt, atas ijinnya semata kita bisa menyelesaikan penerjemahan Al quran ke bahasa Mongondow. Hal ini tentunya suatu capaian yang positif bagi masyarakat Mongondow, dgn adanya terjemahan ini, bahasa mongondow masyarakat mongondow lebih dimudahkan,”kata Jainuddin.

Disamping itu juga menurut Jainuddin dengan begini, proses pelestarian bahasa mongondow akan lebih efektiv, sebab pengunaan bahasa akan dilakukan setiap saat dan sejalan juga dengan program Pemerintah yang mengharuskan ASN serta anak anak Sekolah mengunakan bahasa Mongondow “ini juga bagian dari melestarikan bahasa Daerah, saat ini di Indonesia ada sekitar 700 bahasa Daerah, namun yang masing aktif digunakan tinggal beberapa saja. Nah, kita tidak mau bahasa Mongondow punah,”kata Jainuddin.

Lebih lanjut Wakil Walikota menjelaskan, dalam penerjemahan dari bahasa arab ke mongondow ada sejumlah kendala, sebab bahasa arab ada ribuan kosa kata, sedangkan bahasa mongondow hanya 400 - 500 an “Tentunya dalam penerjemahan, tim menemukan sejumlah kendala, ini disebabkan karena keterbatasan kosa kata, bahasa mongondow hanya 400 - 500 an, sedangkan bahasa arab ada ribuan. Sehingga beberapa ayat itu masih mengunakan bahasa Indonesia,”jelasnya. (Abdi)

Komentar Facebook

komentar

About The Author

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *