Manado, PilarSulut.com - Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Mulyono kembali mengaktifkan Kodam XIII/Merdeka yang pernah beroperasi di tiga wilayah sebelum dilikuidasi pada tahun 1985 yang tergabung dalam Kodam VII/Wirabuana pada upacara peresmian Kodam dan pelantikan Pangdam XIII/Merdeka serta alih Kodal satuan dari Kodam VII/Wirabuana ke Kodam XIII/Merdeka pada Selasa (20/12) sekira pukul 09.00 Wita pagi tadi.
Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Ganip Warsito saat diwawancarai awak media mengatakan, peresmian serta pelantikan tersebut merupakan suatu anugerah dari Tuhan yang mahakuasa. “Atas ijin pak Kasad saya dipercaya untuk mengawaki Kodam XIII/Merdeka ini,” katanya.
Atas diresmikan Kodam XIII Merdeka tersebut, Warsito juga meminta kiranya ada kerjasama dari masyarakat sehingga apa yang dicita citakan bangsa ini untuk menjaga NKRI tetap aman dari segala macam ancaman apapun itu.
“Mohon dukungan dari komponen masyarakat untuk bekerja bersama dan di kawal terus-menerus,” harapnya.
Tidak lupa juga, dirinya berterimah kasih kepada Gubernur, Bupati, Walikota, beserta Forkompinda Sulut, Gorontalo dan Sulteng serta Tokoh Adat, Agama, masyarakat, pemuda, insan pers dan seluruh masyarakat yang memberikan bantuan sehingga Kodam XIII/Merdeka bisa diresmikan.
Diketahui, Kodam XIII/Merdeka kembali dioperasionalkan dan mencakup tiga wilayah yaitu Wilayah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo. Wilayah ini sangat strategis dalam mengantisipasi kemungkinan ancaman pada daerah perbatasan.
Untuk itulah, wilayah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo telah memiliki Komando Kewilayahan Kodam XIII/Merdeka dengan Pangdam Mayjen TNI Ganip Warsito yang baru saja diresmikan dan dikukuhkan serta pengalihan Korem 131/Santiago, Korem 132/Tadulako dan Brigif 22/Otamanasa. (Khay)
