Kotamobagu,PilarSulut.com – 276 anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) Pemerintah Kotamobagu siang tadi memadati aula Pemerintah Kotamobagu. Kehadiran ujung tombak Pemerintah Kotamobagu di Desa/Kelurahan ini terkait dengan penerimaan insentif triwulan ke IV.
Dalam pantauan awak media, sebelum menerima insentif ratusan linmas ini mendapatkan arahan dari Kepala Satuan (Kasat) Polisi Pamong Praja (Pol-PP) Kotamobagu, Sahaya Mokoginta dihadapan Linmas menegaskan agar seluruh linmas bekerja secara maksimal, jangan hanya menerima gaji.
“Bekerja secara maksimal, jangan hanya membuat laporan lalu menerima gaji setelah itu menghilang, tidak menjalankan tugasnya di Desa/Kelurahan. Nanti kembali saat menerima gaji,”tegas Sahaya.
Dirinya juga berharap setiap Linmas yang hendak menjalankan tugasnya dilapangan agar mengunakan pakaian dinas resmi linmas “jangan malu mengunakan pakaian Linmas, ini seragam kalian. Manfaatnya sangat besar, ini yang akan membedakan petugas linmas dengan warga biasa, sekalipun kalian duduk duduk di Pos kamling tapi tidak mengunakan seragam maka orang lain menganggap kalian hanya duduk duduk bukan menjaga keamanan,”harap Sahaya.
Terpisah salah satu Linmas asal Kelurahan Molinow mengaku senang dibayarkannya insentif pada triwulan ke IV, serta Al amin berjanji akan menjalankan apa yang disampaikan oleh Kasat Pol PP.
“Pertama saya pribadi senang dengan pembayaran insentif ini, mengingat biasanya akhir tahun ada sejumlah kebutuhan yang tidak terduga. Sedangkan apa yang disampaikan oleh Kasat tadi akan di jalankan, asalkan Pemerintah dapat memperhatikan kesejateraan Linmas di tahun 2017,”aku Amin sapaan akrabnya.
Terinformasi sebelum menerima insentif setiap linmas wajib menyerahkan laporan kerja selama 3 bulan, masing masing linmas menerima Rp 750.00 pertiga bulan, dari total Linmas 302, 26 diantaranya tidak lagi menerima insentif dikarenakan tidak menjalankan tugas sebagai Linmas dalam beberapa bulan. (Abdi)
