Kotamobagu,PilarSulut.com – Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pemberdayaan Perempuan, dan Keluarga Berencana (BPMD, PP dan KB ) Kotamobagu melaksanakan Sosialisasi Visualisasi dan Penggunaan Aplikasi Data Monografi Desa dan Kelurahan, yang diikuti oleh Seluruh Sangadi/Lurah, dan operator Profil Desa.
Kepala BPMD,PP dan KB Rafiqa Bora dalam sambutannya menyampaikan, melalui aplikasi monografi ini diharapkan potensi Desa dan Kelurahan dapat diketahui secara cepat.
“Aplikasi data monografi dapat memuat potensi yang ada di Desa/kelurahan, serta dapat memudahkan bagi yang berkepentingan untuk mengakes setiap potensi yang dibutuhkan dalam setiap Desa,”kata Rafiqa.
Disamping itu Rafiqa menjelaskan melalu aplikasi data monografi ini dapat mempermudah akses ke Kementerian Desa, terkait dana desa yang mungkin saja belum dapat mengkafer seluruh kebutuhan Desa
“Lewat monografi ini Pemerintah pusat dapat melihat langsung kondisi Desa, serta potensi yang ada. Sehingga apa saja belum dapat dikafer dapat dipertimbangkan lagi oleh Kementerian Desa, disamping itu juga dapat diakses oleh investor untuk melihat peluang investasi,”Jelas Rafiqa.
Sementara itu Walikota Kotamobagu yang diwakili oleh Asisten I Kotamobagu Nasrun Gilalom membuka secara resmi sosialisasi. Nasrun yang membacakan sambutan Walikota berharap apa yang disampaikan oleh narasumber dapat diikuti dengan baik oleh para Sangadi/lurah.
“Saya berharap, para sangadi/lurah dapat menyerap seluruh informasih yang akan disampaikan oleh narasumber, aplikasi data monografi desa/kelurahan ini sangat penting, ini ada hubungannya dengan konsep smart city serta tema tahun 2017 yaitu tahun investasi,”Harap Nasrun.
Disamping membuka kegiatan sosialisasi Nasrun juga turut melakukan pemeriksaan kehadiran dari masing masing sangadi/lurah. Dalam pantauan awak media, satu persatu sangadi/lurah diminta untuk berdiri, dalam pemeriksaan itu sejumlah sangadi/lurah tidak menghadiri dan hanya mengirimkan perwakilan. (Abdi)
