Banner Bawah Utama

Jokowi Minta Kepolisian Usut Tuntas Ledakan Bom di Samarinda

Jakarta, Pilarsulut.com - Presiden Joko Widodo memerintahkan kepolisian untuk menangani dan mengusut pelemparan bom molotov di depan Gereja Oikumene, Sengkotek, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (13/11/2025).

Perintah tersebut disampaikan Jokowi kepada Kepala Polri Jenderal Pol Tito Karnavan, sesaat setelah menerima laporan terkait peristiwa yang melukai empat balita tersebut.

“Saya sudah mendapatkan laporan dari Polri dan sudah memerintahkan Kapolri untuk segera tangani dan dilakukan penegakkan hukum yang tegas,” ujar Jokowi seusai menghadiri Rapimnas PAN di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Minggu (13/11/2025).

Jokowi menambahkan, dirinya juga memerintahkan pelaku segera diusut.

“Usut secara tuntas pelaku,” kata mantan Wali Kota Solo itu.

Sebelumnya, ledakan diduga berasal dari bom molotov terjadi pada Minggu sekitar pukul 10.00 Wita. Sedikitnya empat orang yang merupakan anak-anak dan balita, terluka akibat ledakan yang berasal dari sebuah tas diduga berisi bom molotov.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigadir Jenderal Pol Agus Rianto mengungkapkan, pelaku pelemparan bom molotov di Gereja Oikumene, Sengkotek, Samarinda, Minggu (13/11/2025), pernah dipenjara dalam kasus terorisme.

Pelaku bernama Joh alias Jo bin Muhammad Aceng Kurnia (32). Joh yang merupakan warga Jalan Cipto Mangunkusumo, RT 4, Kelurahan Sengkotek, Samarinda Seberang, kini masih diperiksa di Mapolres Samarinda.

Sumber: Kompas

Komentar Facebook

komentar

About The Author

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *