Banner Bawah Utama

Ratusan Rumah di Gorontalo Masih Terendam Banjir, Ketinggian Air Mencapai 1 Meter

Gorontalo, Pilarsulut.com - Sebanyak 300 kepala keluarga (KK) yang menghuni permukiman di Desa Tabumela, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo masih tergenang banjir dengan ketinggian air mencapai 50 centimeter hingga satu meter.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Tabumela, Yamin Usman Ano berharap Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah agar segera mempercepat pembangunan waduk untuk Sungai Tapodu.

“Selain itu kami juga mengharapkan agar pemerintah segera menyelesaikan sengketa lahan yang ada di Desa Tabumela agar pembangunan waduk segera terlaksana,” ungkapnya, Sabtu (12/11/2025).

Hadijah Ruga, seorang warga korban banjir di Desa Tabumela yang memilih bertahan di rumahnya itu mengatakan, banjir ini terjadi karena air Danau Limboto yang meluap.

“Kalau sudah banjir seperti ini, biasanya lama, dan bahkan bisa setahun air menggenangi rumah,” kata Hadijah.

Ia menjelaskan, agar masih tetap dapat berada di rumah, ia harus membuat rumah berbentuk panggung untuk meletakkan kursi, lemari, pakaian bahkan alat elektronik yang dimiliki.

“Di depan rumah kami, tidak ada drainase ataupun gorong-gorong yang membuat air mengalir, oleh karena itu banjir tetap menggenangi rumah,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gorontalo, Doni Lahatie berujar, status darurat bencana di daerah tersebut hingga saat ini belum dicabut.

“Kami juga masih mempertimbangkan untuk memperpanjang status darurat bencana banjir karena puncak musim hujan diprediksi terjadi pada bulan Januari nanti,” ucap Doni.

Sumber: Okezone

Komentar Facebook

komentar

About The Author

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *