Manado, PilarSulut.com – Dalam rangka memperingatai Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) ke-52, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut menggelar paripurna HUT Provinsi Sulut ke-52 di Gedung Paripurna DPRD Sulut, Jumat (23/09) pagi.
Pada Paripurna HUT Provinsi Sulut ke-52 kali ini di pimpin langsung oleh Ketua DPRD Sulut, Andrei Angouw. Dalam memimpin persidangan, Andrei mengatakan HUT Provinsi Sulut ditentukan saat pemekaran Sulut yang dilakukan Gubernur Sulut pertama Frits Johanes Tumbelaka.
“Sejak itu di tahun 1994 ditentukan HUT Provinsi Sulut setelah menjadi daerah otonom sendiri yang terlepas dari Suluttengah, setelah itu Sulut di angkat menjadi provinsi tingkat satu,” ujar Ketua Dewan Andrei Angouw.
Tak lupa, Andrei juga membacakan deretan yang pernah memimpin Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut hingga Gubernur saat ini yaitu Olly Dondokambey.
“Tak lupa juga, pembangunan daerah tak lepas dari peran DPRD Sulut,” tungkas Andrei sembari menyebutkan nama-nama yang pernah memimpin DPRD Sulut.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey dalam sambutannya mengatakan dengan dibukanya beberapa jalur transportasi Sulut dapat terus menumbuhkan sektor perekonomian masyarakat.
“Dengan melihat progres pertumbuhan ekonomi ini dapat berimbas langsung pada perekonomian dalam mengentaskan kemiskinan dan pengangguran di sulut yang ditandai dengan penurunan angka kemiskinan sebesar 0,5 persen dari 8,58 persen pada tahun 2015 menjadi 8,4 persen pada semester pertama di tahun 2016 ini,” ujar Gubernur Dondokambey.
Gubernur Dondokambey juga menjelaskan bahwa untuk tingkat pengangguran sendiri menunjukan penurunan yang cukup pesat yaitu, menjadi 93 ribu jiwa pada tahun sebelumnya 99,3 ribu jiwa pada akhir tahun 2015, sehingga tingkat pengangguran terbuka menurun menjadi 7,80 persen dari sebelumnya 9,23 persen pada tahun sebelumnya.
“Ini juga dalam upaya menata tata pemerintahan yang baik Good Governance. Khusus pengelolaan keuangan daerah, sulut kembali mampu mendapat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (OWTP) dari BPK RI untuk pengelolaan keuangan tahun 2015,” jelas Gubernur, sembari menambahkan bahwa ini artinya kesinambungan pemerintah sebelumnya berjalan dengan baik. ” Mudah-mudahan dalam penilaian tahun 2016 ini juga bisa terjadi,” tambahnya.
Selain itu, Gubernur Dondokambey juga menjelaskan bahwa untuk sektor pendidikan sendiri bisa dilihat dari terealisasinya program strategis yang diharapkan mampu menunjang di sektor ini.
“Dibulan agustus tahun 2016 bantuan operasional daerah khusus SMU dan SMK sebesar 3. 984.975.000, bantuan operasional sekolah sebesar 239.502.000.000 atau persentase 49 persen dari 494.820.000.000. Bantuan beasiswa S1 sebesar 1.230.000.000 untuk 14 penerima S2 sebesar 1.275.000.000 untuk 102 penerima, S3 bantuan untuk masuk perguruan tinggi sebesar 2.100.000.000 dan bantuan operasional bagi siswa kesetaraan berprestasi tingkat SMA/SMK kategori adaptasi budaya sebanyak 10 orang,” jelasnya.
Hadir pada HUT Provinsi Sulut ke-52 kali ini, mantan penjabat Gubernur Sulut Dr Sony Sumarsono, dan mantan Gubernur Sulut, EE Magindaan, unsur Forkopimda, Kepala-kepala Daerah, para Ketua DPRD Kabupaten/Kota, Kepala SKPD serta para undangan lainnya. (Khay/Adv)
