Foto/Ist : Anggota DPRD Kotamobagu Bersama Kepala DP4K Saat Meninjau Hutan Kota Beberapa Waktu Lalu
Kotamobagu,PilarSulut.com – Berfungsi sebagai salah satu komponen ruang terbuka hijau, Hutan Kota yang sejak lama disiap Pemerintah Daerah saat ini dapat dijadikan sebagai salah satu destinasi wisata bagi masyarakat untuk berakhir pecan.
Hal ini dikatakan Kepala Dinas DP4K Kotamobagu melalui Kepala Bidang, bahwa Pemerintah Kotamobagu melalui Instansi terkait terus mengembangkan Hutan Kota yang ada di Kecamatan Kotamobagu Barat “Saat ini luas hutan kota sekitar 5 hektar, dan ini akan terus bertambah dari tahun ketahun, dengan tujuan bisa menjadi penyeimbang iklim serta menambah nilai estetika,”kata Kabid Kehutanan Said Ani pada awak media diruang kerja Asisten I, Jumat (16/12/2025)
Menurutnya hutan Kota yang ada di Kotamobagu saat menjadi satu satunya hutan kota yang ada di Sulut, mengingat hutan Kota yang ada di Bitung tahun kemarin mengalami kebakaran saat musim kemarau berkepanjangan, sehingga akhir akhir ini sering dijadikan rujukan sebagai tempat penilitian dari Daerah lain.
“khusus hutan kota yang ada di sulut, tahun kemarin ada 2 yakni di Kotamobagu dan Bitung, namun untuk Bitung tahun kemarin mengalami kebakaran akibat musim kemarau, sehingga bila ada penilitian kebanyakan datangnya di Kotamobagu,”ujar Said.
Disamping itu dijelaskan Said, hutan kota ini dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai destinasi wisata diakhir pecan. Sebab, di hutan kota masyarakat tidak hanya menikmati udara serta pohon – pohon yang menjulang tinggi, namun ada binatang binatang yang memang sudah dilepas.
“Pengunjung akan dimanjakan dengan sejumlah binang, seperti ayam hutan, serta rusa. Jadi bukan hanya menikmati udara serta pohon yang menjulang tinggi,”lebih lanjut pihaknya menerapkan syarat bagi pengujung yang hendak bermalam atau sekedar melihat lihat hutan kota “jadi masuk di hutan kota bebas dengan syarat menjaga kebersihan. sebelum masuk kita berikan karung, dan pengujung diminta meninggalkan uang jaminan, nanti setelah turun, pengunjung menyerahkan karung yang berisi sampah, untuk ditukar dengan uang jaminan tadi,”jelasnya. (Abdi)
