Banner Bawah Utama

Tahlis Buka Kegiatan Pelatihan Manajemen Usaha BUMDes

Kotamobagu,PilarSulut.com – Dalam meningkatkan perekonomian desa, pendapatan asli desa diperlukan Kehadiran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Melalui BUMDes pengelolaan pembangunan di desa dapat dilakukan dengan melibatkan masyarakat secara langsung. Sehingga menurut Sekretaris Kotamobagu betapa pentingnya kehadiran dari BUMDes pada masing – masing Desa.

Menurut Tahlis Gallang saat ini setiap desa sedang mengelolah anggaran mencapai ratusan juta, apa lagi tahun depan bisa mencapai miliar rupiah. Untuk sebelum BUMDes beroperasi pengurusnya harus mendapatkan pelatihan usaha.

“Keberadaan BUMDes sudah ada sejak lama, begitu juga dengan pengurusnya. Namun kemampuan mereka dari aspek manajerial belum ada sehingga dibutuhkan pelatihan seperti ini, untuk mengarahkan mereka,”Kata Tahlis Gallang.

Lanjut mantan Sekda Bolse ini, BUMDes saat berbeda dengan yang lalu. Saat ini sumber dana yang masuk ke desa sudah cukup besar sehingga bisa ada penyertaan modal dari desa ke BUMDes.
“Dengan anggaran yang besar saat ini masuk di desa bisa ada penyertaan modal ke BUMDes dengan tujuan untuk pemberdayaan bagi masyarakat. BUMDes tidak bisa semata berharap pada PAD desa, karena PAD desa masih sangat minim tidak bisa menunjang pemberdayaan,”Terang Tahlis.

Ditempat yang sama Kepala BPMD,PP, Dan KB Kotamobagu Sitty Rafiqa Bora mengaku pada dasarnya seluruh desa telah siap mendirikan BUMDes, tetapi ada kendala, yaitu sistem pengelolaanya “Mereka masih trauma dengan Kelompok Usaha Tani (KUT) yang pernah ada beberapa tahun lalu, sehingga dengan adanya BUMDes ini perlu ada pelatihan tentang manajemen usaha, agar kedepannya BUMDes bisa menjadi pelopor usaha di setiap Desa.

Perlu diketahui saat ini dari 15 desa yang ada, 3 Desa secara resmi telah memiliki BUMDes, yaitu desa Bungko, desa Poyowa Kecil, dan desa Moyag Induk. Pelatihan manajemen usaha yang diselenggarakan di lembah bening, dan dihari oleh seluruh pengurus BUMDes yang ada di 15 desa di Kotamobagu. (Abdi)

Komentar Facebook

komentar

About The Author

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *