Bolmong,PilarSulut.com - Dampak dari penetapan Tersangka (TSK) bagi Bupati Bolaang Mongondow, Yasti S Mokoagow yang di duga ikut terlibat dalam pengrusakan aset milik PT Conch North Sulawesi Cement (CNSC) menuai ragam reaksi dari rekan rekan Politisi hingga masyarakat.
Reaksi yang ditunjukkan mulai dari kritik atas status TSK yang dinilai cacat hukum atau ambivalen, pemasangan spanduk yang bertuliskan save Bupati Bolmong ; Yasti Kami Bersama mu. Bahkan reaksi atas penetapan TSK oleh Polda Sulut tersebut terdengar dalam Rapat Paripurna yang digelar DPR RI.
Reaksi itu tunjukkan oleh Mantan Ketua Umum BM PAN, Yandri Susanto. Dirinya meminta pimpinan DPR RI ikut turun tangan.
“Ada Anomali Bupati Bolmong, Yasti S Mokoagow yang menutup pabrik semen di jadikan tersangka,”pinta Yandri dalam rapat paripurna di Gedung DPR RI.
Sekretaris Fraksi PAN ini memegaskan, DPR harus ikut memperhatikan apa yang menimpa kepala Daerah ini “Pimpinan DPR harus turun tanggan, sehingga Kepolisian akan berhati hati, jangan sampai kita hanya menjadi penonton,”tegas Yandri.
Sekedar informasih, pada 5 juni 2017 lalu Bupati Bolaang Mongondow bersama jajaran Pemerintah menutup sekaligus membongkar bangunan tak berijin yang dibangun PT Conch. Beberapa waktu sebelumnya Pemkab Bolmong telah 7 kali memberikan surat peringatan terhadap PT Conch.
Penulis : Abdi F Sutomo
