Banner Bawah Utama

Bantah Tudingan Sabir, Jainuddin ; Saya Ditugaskan DPW Mengisi Struktur Kepengurusan

Kotamobagu,PilarSulut.com – Peryataan salah satu kader Partai Amanat Nasional (PAN) DPD Kotamobagu Ahmad Sabir yang juga adalah Formatur dalam Musda DPD PAN Kotamobagu yang digelar beberapa waktu lalu, mendapatkan bantahan dari Ketua DPD PAN Kotamobagu Jainuddin Damopolii.

Dimana sebelumnya, Ahmad Sabir mengatakan, dirinya sebagai Formatur tak pernah dilibatkan dalam penyusunan kepengurusan, yang seharusnya ia bersama Formatur yang lain dilibatkan.

Menurut Jainuddin Damopolii, dirinya mendapatkan mandat dari DPW PAN Sulut, untuk menyusun struktur kepengurusan sendiri. Sebab ia adalah Ketua DPD berdasarkan keputusan DPP “Saya ditunjuk DPW untuk menyusun struktur kepengurusan sendiri,”Kata Jainuddin pada sejumlah awak media.

Lebih lanjut dijelaskan Papa Et sapaan akrabnya, jauh sebelum pelantikan dirinya sudah memanggil 6 kader PAN yang duduk di DPRD Kotamobagu. Dalam pertemuan itu dirinya telah menjelaskan beberapa hal “Secara tidak langsung, dalam pertemuan itu yang dihadiri 6 orang kader PAN di DPRD Kotamobagu, saya mengisyaratkan, bahwa kader Partai tidak berada dibawah eksekutif. Bila mereka memahami, maka, harusnya mereka tunduk pada partai,”Jelas Jainuddin.

Ditempat terpisah, Ahmad Sabir yang ditemui awak media, meluruskan penjelasan Ketua DPD PAN Kotamobagu. Sabir yang dalam kesempatan itu sedang membaca Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) menanggapi.

Menurut Sabir, peryataan dari Ketua DPD PAN Kotamobagu terkait dirinya di tunjuk DPW PAN Sulut untuk menyusun struktur secara sendiri, ini sangat bertolak belakang dengan AD/ART organisasi. “Sangat jelas dalam AD/ART Partai, tugas dari Mid Formatur membantu formatur menyusun struktur. Sehingga saya fikir hal yang sangat keliru bila DPW memberikan tugas hanya pada Formatur untuk menyusun struktur,”Ujar Sabir.

Lanjut Sabir, perlu diketahui, sekalipun ini partai politik tapi ada aturan yang mengatur. Dan setiap kader harus tunduk “Kami sudah menerima Pak Jainuddin sebagai Ketua, tetapi ingat, kehadiran kami juga harus dihargai. Bagaimana ini tidak menjadi polemik, usai Musda kemarin kami sebagai formatur tidak pernah dilibatkan baik dalam rapat, atau pembahasan penyusunan struktur. Bagaimana proses sejak awal tidak sejalan dengan aturan organisasi, pasti akhirnya juga akan tidak baik. Kami sebagai kader PAN prihatin dengan kondisi partai saat ini,”Beber Sabir. (Abdi)

Komentar Facebook

komentar

About The Author

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *