Kotamobagu,PilarSulut.com – Penyebab matinya puluhan ekor itik milik warga Kopandakan 1 Kecamatan Kotamobagu Selatan beberapa hari terakhir, telah berhasil di ungkap tim pemeriksa dari Dinas Peternakan Provinsi Sulut.
Menurut dr. Nyoman Weli dari hasil pemeriksaan positif Flu Burung “Berdasarkan hasil rapi test, positif flu burung. Tapi anehnya virus ini hanya ditemukan pada itik yang mati, sedangkan ayam yang ada bersama itik di satu tempat tidak tertular,”Kata Nyoman.
Sementara itu Kepala Dinas Peternakan Hardi Mokodompit menyampaikan hal yang sama “Benar positif flu burung, tapi kami langsung mengambil langkah pencegahan dengan menyemprotakan disinfektan di Daerah yang ditemukan unggas tersebut mati,”Terang Hardi.
Untuk itu hardi meminta pada seluruh warga Kotamobagu, khususnya yang memelihara itik untuk membersihkan kandang dari kotoran “Jaga kebersihan kandang, untuk sementara itu hanya ditemukan di Kopandakan 1, tepi diharapkan warga proaktif untuk mengontrol kesehatan unggasnya, bila sudah melihat unggas mulai sakit, maka segera laporkan pada kami,”pinta Hardi.
Terinformasih kematian 18 ekor unggas jenis itik di Desa Kopandakan 1 secara tiba tiba ditemukan mati, pada hari Rabu 5/10. (Abdi)
