Manado, PilarSulut.com – Pembangunan Bandara Miangas di Kabupaten Kepulauan Talaud Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) telah menelan anggaran dengan nilai total Rp 275 Miliar yang terdiri dari dana investasi reguler sebesar Rp200 miliar, dan anggaran APBN senilai Rp75 miliar.
Saat ini, Bandara Miangas memiliki gedung terminal seluas 356 meter persegi, landas pacu sepanjang 1.400×30 meter, taxiway sepanjang 100×18 meter dan tempat parkir pesawat (apron) seluas 130×65 meter.
Sementara itu, tingkat kekerasan (pavement classification number/PCN) untuk landas pacu, taxiway dan apron mencapai angka 21. Dengan kata lain, Miangas mampu melayani operasional pesawat baling-baling seperti ATR-42 dan ATR-72.
Gubernur Sulut, Olly Dondokambey kepada media menuturkan Bandara tersebut merupakan salah satu dari 15 bandara yang bakal dibangun pemerintah tahun ini (2016-red) dan nantinya akan digunakan sebagai bandara penumpang untuk penerbangan domestik.
“Miangas juga disiapkan sebagai pintu gerbang distribusi pangan dan barang, terutama ketika cuaca perairan sekitar pulau sedang dilanda angin kencang dan gelombang tinggi, sehingga membuat keselamatan pelayaran tidak terjamin,” kata Olly, Senin (17/10). (Khay)
